Pembangkit Bilangan Acak

Dalam simulasi, membangkitkan bilangan acak merupakan langkah penting yang harus dilakukan. Bilangan acak yang dibangkitkan dapat dibangkitkan dengan menggunakan piranti perangkat lunak komputer atau manual. Bilangan acak yang dibangkitkan sering dinamakan bilangan acak semu (pseudo) karena pembangkitan bilangannya dapat diulang kembali (dengan menggunakan rumus matematika). 

Kriteria yang harus dipenuhi, yaitu :
  • Bilangan acak harus mempunyai distribusi serba sama (uniform)
  • Masing-masing bilangan acak tidak saling tergantung atau independence
Beberapa bilangan acak yang diambil harus mempunyai peluang terambil sama besar.
Bilangan acak ini disimbolkan dengan U, dan nilainya dari 0 sampai dengan 1, maka dinyatakan dalam U(0,1). Berbagai cara untuk mendapatkan bilangan acak, bisa dengan tabel bilangan acak, komputer (misal dengan Ms. Excel) atau menggunakan metode bilangan acak.

Metode untuk mendapatkan bilangan acak :
Rumus :         Zi = (aZi-1 + c) mod m
Dengan 
a    :     konstanta pengali ( a < m )
            c    :     konstanta pergeseran ( c < m )
            m   :     konstanta modulus ( > 0 )
            Z0 :     bilangan awal ( bilangan bulat ≥ 0 , Z0 < m )
            Ui   :     bilangan acak ke i dan Ui(0,1) = Zi / m

Pemrograman Simulasi


Program komputer adalah perangkat lunak yang tersedia dalam komputer yang digunakan untuk mengolah masukan menjadi keluaran melalui proses tertentu sedangkan Simulasi adalah proses yang diperlukan untuk operasionalisasi suatu model untuk meniru tingkah-laku sistem yang sesungguhnya. Adapun pengertian simulasi yang lain adalah proses merancang model matematis atau logik dari sistem selanjutnya melakukan eksperimen dengan model tersebut untuk menggambarkan, menjelaskan dan memprediksi kelakukan dari system. Pemrograman Simulasi adalah program (software) komputer yang berfungsi untuk menirukan perilaku sistem nyata (realitas) tertentu.
Kenapa Perlu Simulasi???
            1.Kebutuhan terhadap studi dengan biaya rendah (low cost)
            2. Verifikasi bertujuan untuk membuktikan bahwa sesuatu ada atau benar, atau
                 untuk memastikan bahwa sesuatu adalah benar
            3. Validasi bertujuan untuk membuat sesuatu yang resmi diterima atau disetujui
           
Simulasi bertujuan untuk pelatihan (training), studi perilaku sistem (behaviour) dan hiburan atau permainan
(game). Kelebihan dan kekurangan dari simulasi adalah sebagai berikut :
Kelebihan Simulasi :
     Memungkinkan detail bisa dicakup
     Dapat membandingkan rancangan sistem yang lain
     Dapat mengontrol skala waktu
     Sistem eksisting tidak diperlukan
Kelemahan Simulasi :
     Sulit untuk menggeneralisir hasil
     Sulit untuk mempertimbangkan semua nilai kasus/parameter
     Sulit untuk menentukan sensitivitas
     Waktu untuk mengembangkan dan mengeksekusi simulasi
     Upaya untuk memvalidasi model dan menganalisa data output
Implementasi Simulasi 
       1. Sistem Manufaktur
       2. Sistem transportasi (bandar udara, kereta api bawah tanah)
       3. Simulasi Lampu Lalu Lintas